• your image alt

    Slider Title 1

    Place Your Description here.... At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas...

  • your image alt

    Slider Title 2

    Place Your Description here.... At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas...

  • your image alt

    Slider Title 3

    Place Your Description here.... At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas...

Ada Apa Dengan Puasa?

Puasa merupakan salah satu aktivitas yang sangat dibutuhkan tubuh. Ada banyak manfaat yang akan kita dapatkan jika kita berrpuasa. Orang yang berpuasa akan mengosongkan perutnya dari makanan dan minuman selama kurang lebih empat belas jam, sehingga organ pencernaan kita akan beristirahat dari tugasnya yang panjang selama berbulan-bulan mengolah makanan. Manusia saja perlu istirahat, demikian pula organ-organ dalam kita, tentu perlu beristirahat.



Dilihat dari segi kesehatan, puasa bisa menghilangkan berbagai penyakit. Diabetes adalah salah satu penyakit dimana dengan berpuasa kadar gula si penderita akan stabil. Orang yang berpuasa akan berkurang jumlah kalorinya, sehingga mempengaruhi insulin dan kadar gula yang tinggi menjadi stabil. Penyakit lain yang bisa disembuhkan adalah penyakit kulit. Jumlah cairan di dalam tubuh orang yang berpuasa akan berkurang, demikian pula dengan jumlah cairan yang ada di kulit, sehingga kulit akan lebih kuat dari mikroba. Manusia membutuhkan energi untuk beraktifitas, namun ketika berpuasa sumber kalori yang masuk akan berkurang. Kemudian energi diambil dari cadangan lemak dalam tubuh. Dalam proses perubahan inilah terjadi pembuangan racun dari dalam tubuh yang selama ini tertimbun di dalam cadangan lemak. Bahkan dengan berpuasa bisa memperbaiki kolesterol darah. Pastinya sudah tau kan bahwa kolesterol itu yang menyebabkan stroke dan jantung. Berpuasa bisa meningkatkan lemak baik dan menurunkan lemak jahat. Dengan berkembangnya ilmu medis pastinya masih banyak manfaat dari puasa.

Orang yang berpuasa akan meningkat kesabarannya. Sabar akan menunggu waktu berbuka adalah salah satu latihan untuk meningkatkan rasa sabar. Kita juga bisa merasakan rasa laparnya orang-orang yang tidak mampu, rasa sayang kita terhadap sesama juga akan meningkat. Belum lagi dengan diiming-imingi pahala yang berlipat ganda sebagai bekal kita di akhirat, akan membuat kita berbuat banyak amal kebaikan.

Well, dari segudang manfaat puasa, apa masih ada yang ga mau puasa?

Baca selengkapnya »
8.22.2009 0 komentar

Welcome Ramadhan

Menjelang ramadhan, bulan yang istimewa, tentunya terkait dengan puasa. Banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum melaksanakan ibadah puasa. Salah satunya adalah dengan mempersiapkan mental yang baik, harus tahan berbagai godaan. Maklum saja, karena biasanya hanya satu minggu di awal bulan ramadhan, toko dan penjual makanan tidak berdagang. Namun di minggu berikutnya, terlebih di minggu terakhir ramadhan, toko dan pedagang sudah tidak malu lagi menjual makanan. Bahkan yang lebih ekstrim lagi, mereka sengaja memamerkan dengan bangganya produk-produk yang bisa membuat kita tergiur. Oleh karena itu sangat penting sekali untuk mempersiapkan hati kita, agar tidak mudah tergoda jika disuguhkan dengan pemandangan yang menggoda iman kita.


Selain persiapan mental, kita juga harus mempersiapkan fisik kita. Di awal puasa, biasanya tubuh kita akan merasa lemas karena saat puasa persediaan gula darah kita menipis. Dengan puasa, kita bisa mengistirahatkan aktivitas organ dalam kita, dari pekerjaannya mengolah makanan yang dilakukannya tanpa berhenti selama satu tahun. Makanya kita harus puasa, kasian kan mereka kelelahan kerja terus.

Menjaga perut saja sudah sulit, apalagi menjaga pandangan dan nafsu. Loh, bukannya syaitan sudah di kerangkeng di bulan ramadhan, khok masih banyak orang yang melakukan perbuatan yang dilarang agama. Itu artinya, syaitannya sudah berubah wujud ke bentuk manusia. Masa sih kita mau disamakan dengan syaitan.

Wahai bulan yang penuh rahmat, semoga kami dapat menunaikan shaum kami dengan khusyuk agar kami bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi di tahun berikutnya. Amiin.

Baca selengkapnya »
0 komentar

Heal The World - Michael Jackson

spoken:
Think about the generations and to say we want to make it a better
world for our children and our children’s children. So that they know
it’s a better world for them; and think if they can make it a better
place.

There’s a place in your heart
And I know that it is love
And this place could be much
Brighter than tomorrow.
And if you really try
You’ll find there’s no need to cry
In this place you’ll feel
There’s no hurt or sorrow.
There are ways to get there
If you care enough for the living
Make a little space, make a better place.

Chorus:
Heal the world
Make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are people dying
If you care enough for the living
Make a better place for
You and for me.



If you want to know why
There’s a love that cannot lie
Love is strong
It only cares for joyful giving.
If we try we shall see
In this bliss we cannot feel
Fear or dread
We stop existing and start living
Then it feels that always
Love’s enough for us growing
Make a better world, make a better world.

Chorus:
Heal the world
Make it a better place
For you and for me and the entire human race.
There are people dying
If you care enough for the living
Make a better place for
You and for me.

Bridge:
And the dream we would conceived in
Will reveal a joyful face
And the world we once believed in
Will shine again in grace
Then why do we keep strangling life
Wound this earth, crucify it’s soul
Though it’s plain to see, this world is heavenly
Be God’s glow.

We could fly so high
Let our spirits never die
In my heart I feel
You are all my brothers
Create a world with no fear
Together we’ll cry happy tears
See the nations turn
Their swords into plowshares
We could really get there
If you cared enough for the living
Make a little space to make a better place.

Chorus:
Heal the world
Make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are people dying
If you care enough for the living
Make a better place for
You and for me.

Refrain (2x)

There are people dying if you care enough for the living
Make a better place for you and for me.
There are people dying if you care enough for the living
Make a better place for you and for me.

You and for me / Make a better place
You and for me / Make a better place
You and for me / Make a better place
You and for me / Heal the world we live in
You and for me / Save it for our children
You and for me / Heal the world we live in
You and for me / Save it for our children
You and for me / Heal the world we live in
You and for me / Save it for our children
You and for me / Heal the world we live in
You and for me / Save it for our children

Baca selengkapnya »
8.14.2009 0 komentar

Ill Be There - Michael Jackson

You and I must make a pact
We must bring salvation back
Where there is love, I’ll be there

I’ll reach out my hand to you,
I’ll have faith in all you do
Just call my name and I’ll be there

Chorus:
And oh – I’ll be there to comfort you,
Build my world of dreams around you
I’m so glad that I found you
I’ll be there with a love that’s strong
I’ll be your strength, I’ll keep holding on
Yes I will, yes I will



Let me fill your heart with joy and laughter
Togetherness, well that’s all I’m after
Whenever you need me, I’ll be there
I’ll be there to protect you
With an unselfish love I respect you
Just call my name and I’ll be there

(Chorus)

If you should ever find someone new
I know he’d better be good to you
‘Cos if he doesn’t, I’ll be there

Don’t you know, baby, yeah yeah
I’ll be there, I’ll be there, just call my name, I’ll be there

(Just look over your shoulders, honey – ooh)

I’ll be there, I’ll be there, whenever you need me, I’ll be
there

Don’t you know, baby, yeah yeah
I’ll be there, I’ll be there, just call my name, I’ll be
there…

Baca selengkapnya »
0 komentar

TIPS BELAJAR BAHASA INGGRIS

Sebenarnya cara termudah untuk sukses belajar bahasa asing adalah nyemplung langsung dalam lingkungan yang menggunakan bahasa tersebut, dan berlatih menggunakannya setiap hari. Pembelajaran bahasa model begini sangat jelas terlihat pada anak kecil. Otak mereka seperti spons yang menyerap bahasa yang sehari-hari didengarnya. Otak orang dewasa sudah melewati “golden age” ini, tapi bukan tidak berarti tidak bisa dilatih.

Di bawah ini ada beberapa tips belajar bahasa yang saya kumpulkan dari guru-guru bahasa yang pernah mengajar saya, baik di sekolah maupun di di tempat lainnya.


Tips 1: Belajarlah dalam suasana yang menyenangkan

Tips ini sebenarnya berlaku untuk semua jenis pembelajaran. Otak manusia akan lebih mudah menyerap dan menyimpan memori dalam keadaan senang. Jadi dalam suasana menyenangkan pembelajaran yang diberikan lebih mudah terpatri di kepala. Khusus untuk mempelajari bahasa, suasana menyenangkan ini bisa diperoleh melalui visual, auditori, maupun kinestetik. Sesame Street yang diadopsi Indonesia menjadi Jalan Sesama adalah salah satu contoh penggabungan ketiga unsur tersebut, sambil melihat dan mendengar, anak-anak diajak bergerak dan berpikir juga. Bagi anak-anak tontonan seperti ini cukup banyak dan variatif, contoh lainnya adalah film Blue’s Clue dan Dora the Explorer.
Bagaimana dengan orang dewasa? Menonton film, atau mencoba ikut menyenandungkan lagu favorit merupakan salah satu dari metoda pembelajaran dalam suasana yang relaks sehingga otak lebih mudah mencernanya.
Semakin tinggi tingkat kemampuan bahasa usahakan semakin besar penyerapan yang diperoleh. Bila awalnya menonton VCD dengan terjemahan, maka coba semakin ditingkatkan dengan menonton VCD/DVD yang mengeluarkan suara dan teks dalam bahasa yang sedang dipelajari. Kalau mula-mula belajar syair lagu dari down load teks dari internet, lama-lama coba dengarkan lagu. Catat kata-kata yang tertangkap oleh telinga, baru dicocokkan dengan teks yang dimiliki.
Tips 2: Belajarlah dengan panduan yang benar
Belajar dengan panduan yang benar, berarti mendapatkan sumber pembelajaran yang benar. Bila menonton VCD atau DVD maka terjemahan yang tampak bukan terjemahan asal-asalan yang malah menyesatkan.
Satu hal yang paling penting dalam belajar bahasa adalah keberadaan Kamus. Mempunyai kamus yang baik adalah salah satu syarat utama. Seringkali orang yang baru belajar malas menggunakan kamus cetak biasa karena terlalu tebal, sehingga mereka memilih kamus elektronik yang kurang komprehensif. Hal ini membuat pembelajaran kosa kata kurang terjadi, dan tidak jarang pilihan kata yang diberikan malah salah. Kehadiran kamus daring di internet cukup berguna, karena biasanya mereka bisa memunculkan lebih banyak padanan kata yang dibutuhkan.
Tebalnya ukuran cetakan kamus yang baik biasanya juga membuat orang malas membawanya kemana-mana, karena itu bisa juga memilih kamus saku (pocket dictionary) terbitan penerbit yang terpercaya.
Ada baiknya juga membuat kamus pribadi, artinya setiap menemukan kata baru catat dalam catatan pribadi anda, serupa dengan kamus pribadi. Hal ini akan mempermudah mempelajarinya karena catatan pribadi pasti lebih sesuai dengan karakter pembelajaran diri anda.
Tips 3: Belajarlah dengan berpikir dalam bahasa tersebut
Nasehat yang ini terutama untuk tingkat pembelajaran yang sudah cukup tinggi, intermediate to advance, dengan anggapan kumpulan kosa kata mereka sudah cukup banyak.
Tahapan ini memang yang tersulit bagi mereka yang memulai pembelajarannya di usia yang tidak terlalu muda lagi. Tetapi berhasil melalui tahap ini juga berarti membuat jalan pintas di otak dalam berbicara secara aktif. Saya merasakannya ketika belajar bahasa Perancis. Karena kamus bahasa Perancis yang ada pada tahun 80an masih sangat terbatas maka awalnya saya menggunakan kamus Perancis-Inggris (di luar kamus Perancis-Indonesia yang saat itu masih sangat tipis). Kebetulan bahasa asing pertama yang saya pelajari sejak SMP memang bahasa Inggris. Hal ini mengakibatkan saya seringkali harus berpikir lama sebelum mampu mencari satu kata. Otak saya mencari padanan kata Inggris dari bahasa Indonesia, lalu dari Inggris mencarinya lagi ke dalam bahasa Perancis. Lumayan panjang dan melelahkan kan?!
Seorang pengajar dari CCF (Pusat Kebudayaan Perancis) yang native speaker mengajarkan untuk menggunakan kamus Perancis-Perancis, sama seperti saya menggunakan juga kamus Inggris-Inggris dalam memperbanyak kosa kata bahasa Inggris. Membaca kamus satu bahasa seperti ini memang lebih melelahkan karena terkadang kata yang digunakan dalam penjelasan juga tidak kita kenali. Tetapi terbiasa membaca keterangan dalam bahasa yang sama membuat kita lebih cepat terbiasa berpikir dalam satu bahasa. Yang masih agak sulit bagi saya adalah untuk bertukar bahasa bila berada dalam lingkungan yang benar-benar multibahasa. Sementara teman-teman saya bisa bertukar bahasa Inggris, Perancis, Spanyol, atau Jerman dengan mudah, maka saya masih bingung bila sedang berbahasa Inggris dan tiba-tiba harus bercakap dengan orang lain dalam bahasa Perancis.
Tips 4: Belajarlah dengan banyak berlatih menggunakannya
Kunci dari kekurang suksesan saya berganti bahasa dalam percakapan aktif seperti di atas adalah karena kurang berlatih. Sama seperti semua pembelajaran lainnya, latihan merupakan kunci utama kelancaran berbahasa secara aktif.
Ketika pernah memperoleh kesempatan berada di Perancis, dan hanya bertemu dengan orang-orang berbahasa Perancis maka sekembalinya saya ke Indonesia kemajuan bahasa Perancis saya meningkat sangat pesat. Tapi setelah sebulan berada di tanah air, sedikit demi sedikit kemampuan itu terkikis lagi.
Kemudian, ketika saya masih aktif bergaul dengan komunitas berbahasa Perancis, maka saya masih cukup Percaya Diri untuk mengantar mereka berkeliling dengan berbahasa Perancis. Sekarang setelah sekian lama tidak terpapar bacaan, tontonan, maupun kesempatan berbahasa Perancis secara aktif, maka saya kembali menjadi pengguna bahasa ini secara pasif. Jadi selain belajar, berlatih menggunakannya secara terus menerus akan membantu meningkatkan kemampuan berbahasa itu sendiri. Selamat mencoba…

Baca selengkapnya »
8.06.2009 0 komentar

Stop Dreaming Start Action

Stop Dreaming Start Action - Kalimat tersebut tentu sudah tidak asing bagi kita, dimana-mana slogan Stop Dreaming Start Action sering kita dengar, atau kita lihat. Namun apakah kita sudah menerapkan sikap Stop Dreaming Start Action tersebut??

Anda tentu lebih tahu jawabannya, apakah Anda benar-benar sudah menerapkan sikap Stop Dreaming Start Action dalam hidup ini atau belum. Sebagai contoh, adakah tugas atau tanggung jawab yang seharusnya sudah kita selesaikan saat ini, namun kita masih menunda-nunda tugas tersebut? Jika iya, berarti Anda belum menerapkan sifat Stop Dreaming Start Action.


Ya, Stop Dreaming Start Action adalah kata-kata yang sangat mudah untuk diucapkan namun terasa berat untuk dikerjakan. Ada saja alasan untuk menunda-nunda suatu pekerjaan, yang sebenarnya jika dikerjakan saat ini juga, pekerjaan tersebut akan segera selesai. Saya dan Anda pasti menyadari hal tersebut, tetapi kenapa sampai sekarang kita masih susah untuk tidak menunda-nunda sebuah pekerjaan dan segera mengambil tindakan??

Sebuah inspirasi yang menarik dari Walt Disney, sebuah perusahaan entertainment raksasa yang memulai usahanya dari seekor tikus. Jika Walt Disney tidak segera melakukan tindakan saat itu juga, mungkin perusahaannya tidak akan sebesar ini.

Dengan imajinasi dan impian yang kuat Walt Disney mampu mengubah seekor tikus yang menjijikan dan menggelikan menjadi seekor binatang yang lucu dan menarik. Bayangkan jika Walt Disney tidak segera merealisasikan imajinasinya tersebut, mungkin akan diambil oleh pesaingnya atau hilang ditelan usia. Dan kita tidak akan mengenal tikus tersebut, tikus yang dikenal bernama Mikey Mouse.

Oleh karena itu seperti yang sering disampaikan Joko Susilo kenapa pentingnya slogan Stop Dreaming Start Action segera direalisasikan. Jika ada yang harus Anda kerjakan sekarang, Lakukanlah...! Stop Dreaming Start Action !!!

Baca selengkapnya »
0 komentar

Kiat Pintar & Menguasai Bahasa Inggris

Belajar Bahasa Inggris memerlukan keseriusan lho, namun kalo dibikin fun, maka akan sangat menyenangkan. Berikut ini tips-tips buat kamu2 yah. Semoga bermanfaat.

Belajarlah Setiap Hari

Cobalah untuk mengalokasikan beberapa saat setiap hari untuk pelajaran kita, Idealnya saat otak kita sedang bisa menerima dengan baik. Ingatlah, lebih baik belajar 30 menit per hari dibandingkan 3 jam per minggu. Jika kalian dapat menyediakan waktu sejam per hari, cobalah untuk membaginya menjadi 2 atau 3 sesi.

Review Secara Teratur


Ulangilah setiap pelajaran bahasa beberapa kali, misalnya sekali di pagi, sekali saat sore dan sekali lagi beberapa hari kemudian. Berikan waktu bagi otak untuk mencerna materi, tetapi yakinkan bahwa jarak antara masing-masing pelajaran tidak terlalu lama, misalnya lebih dari beberapa minggu. Jika tidak, kamu mungkin akan melupakan apa yang sedang kamu pelajari. Pastikan bahwa kita sudah memahami isi pelajaran yang ada sebelum melanjutkan ke pelajaran berikutnya.

Fokus Pada Hal yang Menarik

Begitu sudah memahami dasar-dasar sebuah bahasa, segeralah praktekkan baik membaca/menulis/bicara mengenai hal yang menarik, begitu juga dengan belajar Inggris. Dengan cara ini, anda akan lebih mudah mengingat kata-kata, frase dan gramatikal.

Pakai Musik

Senang ngedengerin musik? Ikutan Indonesian Idol tapi belum berhasil masuk? Nah daripada stress, pakai aja tuh hobi buat belajar bahasa Inggris. Mau tau caranya? Baca terus yah.

Kamu percaya gak kalau dibilang bahwa susahnya mempelajari sesuatu itu terjadi karena kita ndak suka sama yang kita pelajari. Nah, sebenarnya memang bisa dikatakan demikian. Bayangin aja kayak gini, kalau kamu-kamu tidak menyukai sesuatu biasanya kita males untuk mengenal lebih jauh, males meluangkan waktu, ketemu masalah sedikit langsung putus asa dan bilang “Ahhh, susah nih”. Lain halnya kalau kita menyukai sesuatu, apapun yang terjadi kamu pasti akan berusaha mati-matian untuk memahaminya.

Kalau kamu seneng nyanyi tapi gak terlalu berminat sama bahasa Inggris, coba deh kamu mulai mencari lagu-lagu yang berbahasa Inggris. Tentu saja cari yang lagunya enak dan penyanyinya kamu sukai baik karena suaranya maupun tampangnya. Logikanya, kalau kamu seneng ama lagu itu, kamu akan berusaha untuk mengerti arti lagu itu kan? Nah, secara tidak langsung kamu sudah menyenangi bahasa Inggris lantaran lagu itu.

Baca selengkapnya »
0 komentar

SEKS PRANIKAH-FREE SEKS-SEKS BEBAS

Remaja adalah masa peralihan antara tahap anak dan dewasa yang jangka waktunya berbeda-beda tergantung faktor sosial dan budaya. Cirinya adalah alat reproduksi mulai berfungsi, libido mulai muncul, intelegensi mencapai puncak perkembangannya, emosi sangat labil, kesetiakawanan yang kuat terhadap teman sebaya dan belum menikah. Kondisi yang belum menikah menyebabkan remaja secara sosial budaya termasuk agama dianggap belum berhak atas informasi dan edukasi apalagi pelayanan medis untuk kesehatan reproduksi (Sarlito, 1998). Dengan masuknya remaja ke dalam dunia hubungan sosial yang luas maka mereka tidak saja harus mulai adaptasi dengan norma perilaku sosial tetapi juga sekaligus dihadapkan dengan munculnya perasaan dan keinginan


seksual ( Djoko Hartono 1998 ).
Dorongan perasaan dan keinginan seksual cukup pesat pada remaja dapat mengakibatkan remaja menjadi rentan terhadap pengaruh buruk dari luar yang mendorong timbulnya perilaku seksual yang beresiko tinggi. Pengaruh buruk tersebut dapat berupa informasi-informasi yang salah tentang hubungan seksual, misalnya film-film, buku-buku, dan lainnya. Hal tersebut dapat mendorong remaja untuk berprilaku seksual aktif (melakukan hubungan intim sebelum menikah), yang mempunyai resiko terhadap remaja itu sendiri. Resiko tersebut dapat berupa kehamilan remaja dengan berbagai konsekuensi psikologi seperti putus sekolah, rasa rendah diri, kawin muda, dan perceraian dini. Selain itu, resiko lain yang dihadapi dari perilaku seksual aktif tersebut adalah abortus, penyakit menular, gangguan saluran reproduksi pada masa berikutnya (tumor), dan berbagai gangguan serta tekanan psikoseksual/sosial di masa lanjut yang timbul akibat hubungan seksual remaja pranikah (Badan Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kota Metro, 2006).
Dengan terus berkembangnya teknologi, maka informasi yang salah tentang seksual mudah sekali didapatkan oleh para remaja, sehingga media massa dan segala hal yang bersifat pornografis akan menguasai pikiran remaja yang kurang kuat dalam menahan pikiran emosinya, karena mereka belum boleh melakukan hubungan seks yang sebenarnya yang disebabkan adanya norma-norma, adat, hukum dan juga agama. Semakin sering seseorang tersebut berinteraksi atau berhubungan dengan pornografi maka akan semakin beranggapan positif terhadap hubungan seks secara bebas demikian pula sebaliknya, jika seseorang tersebut jarang berinteraksi dengan pornografi maka akan semakin beranggapan negatif terhadap hubungan seks secara bebas. Apabila anak remaja sering dihadapkan pada hal-hal yang pornografi baik berupa gambar, tulisan, atau melihat aurat, kemungkinan besar dorongan untuk berhubungan secara bebas sangat tinggi, bisa lari ketempat pelacuran atau melakukan dengan teman sendiri. Hal-hal yang merugikan dari perilaku terhadap seks bebas tidak akan terjadi, apabila individu memiliki kesadaran bertanggung jawab yang kuat. Dan bila remaja dihadapkan pada rangsangan sosial yang tidak baik seperti seks bebas maka remaja akan dapat menentukan sikap yang tepat yaitu sikap yang negatif atau tidak mendukung perilaku terhadap seks bebas, sebaliknya bila remaja memiliki sikap dengan tanggung jawab yang rendah maka terbentuklah pribadi yang lemah sehingga mudah terjerumus pada pergaulan yang salah sehingga berlanjut kepada perilaku sek bebas (http://www.balipost.co.id, 2009).
Perilaku seks bebas di dunia saat ini terus mengalami peningkatan yang sangat pesat. Pitchkal (2002) melaporkan bahwa di AS, 25% anak perempuan berusia 15 tahun dan 30% anak laki-laki usia 15 tahun telah berhubungan intim. Di Inggris, lebih dari 20% anak perempuan berusia 14 tahun rata-rata telah berhubungan seks dengan tiga laki-laki. Di Spanyol, dalam survei yang dilakukan tahun 2003, 94,1% pria hilang keperjakaannya pada usia 18 tahun dan 93,4% wanita hilang keperawanannya pada usia 19 tahun.
Beberapa hasil penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa perilaku seks pranikah di kalangan remaja mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Survey terhadap pelajar SMU di Jakarta dan Surabaya menyebutkan terjadinya peningkatan presentase seks pranikah dari tahun 1997-1999. 9 % remaja putra dan 1 % remaja putri di Jakarta telah melakukan hubungan seks pranikah pada tahun 1997, dan angka ini mengalami peningkatan menjadi 23 % remaja putra dan 4 % remaja putri pada tahun 1999 dalam “Remaja,”2001). Sementara hasil penelitian yang dilakukan Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan-Pusat Pelatihan Bisnis Humaniora Yogyakarta pada tahun 1999-2002 terhadap 1660 mahasiswi Yogyakarta menemukan bahwa 97,05 % responden telah kehilangan kegadisannya dalam masa kuliah (http://lib.atmajaya.ac.id , 2009).
Sebuah survei terbaru terhadap 8084 remaja laki-laki dan remaja putri usia 15-24 tahun di 20 kabupaten pada empat propinsi (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Lampung) menemukan 46,2% remaja masih menganggap bahwa perempuan tidak akan hamil hanya dengan sekali melakukan hubungan seks. Kesalahan persepsi ini sebagian besar diyakini oleh remaja laki-laki (49,7%) dibandingkan pada remaja putri (42,3%). Dari survei yang sama juga didapatkan bahwa hanya 19,2% remaja yang menyadari peningkatan risiko untuk tertular PMS bila memiliki pasangan seksual lebih dari satu. 51% mengira bahwa mereka akan berisiko tertular HIV hanya bila berhubungan seks dengan pekerja seks komersial (PSK) (http://www.kesrepro.info, 2009).
Penelitian lain yang dilakukan tahun 2005-2006 menunjukkan di kota-kota besar mulai Jabotabek, Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Makassar, 47,54 persen remaja mengaku melakukan hubungan seks sebelum nikah. Namun, hasil survey terakhir tahun 2008 meningkat menjadi 63 persen
Mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hubungan seksual pranikah, survei MCR-PKBI Jabar membagi dalam 8 faktor. Berdasar jawaban yang masuk, faktor sulit mengendalikan dorongan seksual menduduki peringkat
tertinggi, yakni 63,68%. Selanjutnya, faktor kurang taat menjalankan agama (55,79%), rangsangan seksual (52,63%), sering nonton blue film (49,47%), dan tak ada bimbingan orangtua (9,47%). Tiga faktor terakhir yang turut
menyumbang hubungan seksual pranikah adalah pengaruh tren (24,74%), tekanan dari lingkungan (18,42%), dan masalah ekonomi (12,11). (http://www.tempointeractive.com, 2009).

Baca selengkapnya »
0 komentar

Metode Pembelajaran Bahasa Inggris

Metode pembelajaran Bahasa Inggris membutuhkan real communicative. Ada beberapa hal yang dipertimbangkan dibawah ini

1. Jarangnya guru berbicara dengan Bahasa Inggris di dalam kelas. Hal ini dirasakan menghambat oleh para siswa karena menurut mereka, mereka jadi tidak terbiasa mendengar orang lain berbahasa Inggris.

2. Pelajaran terlalu ditekankan pada tata bahasa (dan bukan pada percakapan), tetapi siswa jarang diberi arahan mengenai bagaimana dan apa fungsi dari unsur-unsur tata bahasa yang mereka pelajari tersebut.



Berdasarkan hasil kuestioner dan hasil tes pada para siswa, terlihat bahwa rata-rata siswa menguasai pola-pola tata bahasa Inggris (misalnya struktur untuk simple present tense, dan lain-lain) tetapi, SISWA TIDAK MENGETAHUI KAPAN STRUKTUR TERSEBUT HARUS DIGUNAKAN DAN BAGAIMANA PENGAPLIKASIANNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI. Ini merupakan hal yang sangat luar biasa karena Bahasa Inggris, sama halnya seperti Bahasa Indonesia, akan lebih bermanfaat jika dapat digunakan dan diaplikasikan meskipun secara tata bahasa siswa tidak terlalu menguasainya. Bukan berarti bahwa pembelajaran tata bahasa ini tidak penting, tetapi perlu sekali teori-teori tersebut dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

3. Kosa kata yang diajarkan tidak terlalu berguna dalam percakapan sehari-hari. Banyak siswa yang mengeluhkan bahwa kata-kata yang diberikan oleh guru Bahasa Inggris di sekolah terlalu bersifat teknis, misalnya mengenai industrialisasi, reboisasi, dan lain-lain, sementara siswa tetap saja mengalami kesulitan untuk mengartikan kata-kata yang banyak digunakan pada film, majalah, dan situs-situs internet berbahasa Inggris. Bahkan kadang-kadang, siswa sangat hapal istilah-istilah Bahasa Inggris untuk bidang politik (seperti misalnya reformation, globalization, dan lain-lain) tetapi tidak dapat menyebutkan benda-benda yang biasa mereka pakai sehari-hari dalam Bahasa Inggris (misalnya celengan, selokan, dan lain-lain). Beberapa kalangan siswa bahkan mengatakan bahwa dengan kosa kata seperti yang dipelajari di sekolah tidak mungkin siswa dapat memulai percakapan dengan orang asing dengan menggunakan Bahasa Inggris. Mungkin ada benarnya juga, tidak mungkin tentunya kita tiba-tiba mengajak orang yang baru kita kenal untuk mendiskusikan industrialisasi, misalnya.

4. Materi pelajaran Bahasa Inggris di SMP dan SMU tidak berkesinambungan Para siswa menyatakan bahwa sering terjadi pengulangan materi (seperti misalnya tenses) yang telah diajarkan di SMP di tingkatan SMU, tetapi tetap saja fungsi dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari kurang jelas.

Jadi, sebagai seorang guru Bahasa Inggris, apa yang dapat kita lakukan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut? Banyak tentunya, karena diakui atau tidak, gurulah yang memegang kendali dalam pengajaran. Yang jelas, kita tidak boleh hanya menyalahkan pihak pemerintah (yang membuat kurikulum) saja tetapi akan lebih baik jika kita mengintrospeksi diri sendiri dan lebih menggali lagi potensi kita untuk mencari pendekatan yang lebih berhasil dalam mengajarkan Bahasa Inggris pada siswa di sekolah.

Kesimpulan dan Saran

Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa masih banyak kendala yang harus dihadapi dalam upaya meningkatkan mutu hasil pengajaran Bahasa Inggris di sekolah. Untuk itu, penulis memiliki beberapa saran yang mungkin dapat bermanfaat bagi para sesama pengajar Bahasa Inggris di Indonesia.

1. Selalu pertahankan kemampuan kita bercakap-cakap dalam Bahasa Inggris agar kelancaran berbahasa tetap terjaga. Hal ini perlu karena dapat memotivasi murid-murid kita untuk dapat berbicara dengan lancar. Mungkin sulit sekali jika kita tidak pernah bertemu dengan orang yang juga dapat berbahasa Inggris. Oleh karena itu, penulis memiliki usul agar para guru Bahasa Inggris ini memiliki semacam klub (conversation club) untuk ajang bertemu dan bertukar pikiran antar sesama guru Bahasa Inggris di wilayah yang sama. Dengan demikian, keahlian kita dalam menggunakan Bahasa Inggris akan selalu tetap terjaga.

2. Selalu menekankan fungsi dan aplikasi dari semua unsur tata bahasa yang kita terangkan kepada siswa. Pastikan bahwa siswa benar-benar mengerti kapan mereka harus menggunakan struktur tersebut.

3. Berikan tambahan kosa kata yang akan bermanfaat untuk percakapan sehari-hari pada siswa dan perkenalkan siswa dengan majalah-majalah remaja berbahasa Inggris agar mereka menjadi gemar membaca dan memperoleh banyak tambahan kosakata dari majalah tersebut. Dengan demikian, siswa akan percaya diri jika harus bergaul dengan remaja asing yang berbahasa Inggris.
4. Meskipun kita tidak memiliki kekuasaan untuk mengubah kurikulum, setidaknya pastikan bahwa pengulangan materi yang kita berikan merupakan pendalaman mengenai apa yang sudah dipelajari siswa dan bukan hanya mengulang tetapi tidak membuat siswa semakin Sehingga disini diperlukan garis-garis besar program Pengajaran.

Baca selengkapnya »
0 komentar

"Mimpi Adalah Kunci Masa Depan Hidup Kita Sebagai Bahan Bakar Menuju Sukses"

Banyak orang yang mengganggap mimpi atau impian itu sama dengan khayalan atau angan-angan tetapi sebenarnya serupa tapi tak sama. Mimpi atau impian itu lebih ke arah sesuatu yang dapat digapai sedangkan khayalan atau lamunan itu lebih ke arah keinginan yang tidak dapat direalisasikan.

Memang kalau tidur itu kita suka mimpi dari mulai yang aneh sampai yang ajaib, namun di sini mimpi dalam arti cita-cita beda dengan mimpi dalam tidur kita. Justru mimpi pada tidur dianggap sama seperti khayalan dan angan-angan.

Dari kecil kita pasti dinasehati oleh orangtua, guru ataupun buku untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup kita akan membuat kita semangat dan bekerja keras untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia.


Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak.

Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterunya.

Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi.

Tapi jangan lupa dengan cita-cita setelah kita mati nanti yaitu masuk surga. Masuk surga pun harus kita perjuangkan selama kita hidup di dunia karena hidup kita pada dasarnya adalah untuk ibadah dan merupakan ujian Tuhan kepada kita. Kita mati tidak membawa apa-apa selain amal ibadah kita.

Hidup akan berguna jika kita lebih banyak memberi dan sedikit menerima. Banyak berbuat kebaikan dan melawan kejahatan jauh lebih membanggakan daripada hidup jadi penjahat dan mengejar kenikmatan dunia / hedonisme. Manusia tidak akan puas dengan harta, oleh karena itu hiduplah sederhana dan banyak memberi. Dengan begitu kelak di akhirat kita bisa tersenyum bangga atas kemenangan kita selama hidup di dunia.

Baca selengkapnya »
0 komentar

Ujian Nasional : Meningkatkan Standard Lulusan VS. Kebohongan Publik

Pelaksanaan ujian akhir di berbagai tingkatan pendidikan setiap akhir tahun ajaran, seringkali memunculkan pro-kontra. kegunaannya. Perdebatan dan kritik makin gencar. Kalangan masyarakat berpendapat, pemenuhan berbagai sarana dan prasana kebutuhan pendidikan tampaknya belum terlalu dihiraukan pemerintah, khususnya Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).

Kontroversi pelaksanaan UN memang bukan kali pertama terjadi. Tercatat kebijakan pemerintah untuk menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) 2005 mengundang kritik dari berbagai kelompok masyarakat, terutama komunitas pendidikan di Tanah Air.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2007, tentang Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/ Sekolah Dasar Luar Biasa (SD/MI/SDLB) Tahun Pelajaran 2007/2008.
Tujuan UN memang sangat mulia. Peraturan Mendiknas No. 39 tahun 2007, pasal 2 (a) menyebutkan tujuan UASBN adalah mendorong tercapainya target wajib belajar pendidikan dasar yang bermutu. Mendiknas pun menetapkan pelaksanaan ujian nasional tahun 2008 merupakan Ujian akhir sekolah berstandar nasional. Artinya, ujian nasional dilaksanakan secara terintegrasi dengan pelaksanaan ujian sekolah/madrasah. Hasil UASBN pun menjadi sumber untuk: a. pemetaan mutu satuan pendidikan; b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; c. penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan; dan d. dasar pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan (Peraturan Mendiknas No. 39 tahun 2007, pasal 3).


Pelaksanaan UN tahun 2008 dipandang semakin memberatkan para siswa. Penyebabnya, 1) Standar nilai UN naik dari 5,00 menjadi 5,25. Sementara untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, masih seperti tahun sebelumnya, tidak boleh ada nilai di bawah 4,25; 2) Materi pelajaran dalam UN pun bertambah. Siswa kelas IX mendapat tambahan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dalam materi UN. Sementara kelas XII (SLTA) materi pelajaran UN menjadi 6 pelajaran, yaitu tambahan mata pelajaran Sosiologi, Geografi, dan Matematika IPS untuk jurusan IPS. Sedangkan, untuk jurusan IPA, yaitu mata pelajaran Fisika, Biologi, dan Kimia.
UPAYA PEMERINTAH MENINGKATKAN STANDARD KELULUSAN
Dalam keseharian kurikulum pendidikan di Indonesia memang ‘membiasakan’ anak-anak dijejali dengan semua pelajaran. Sekolah umum memang begitu adanya. Semua anak diberikan berbagai mata pelajaran. Hal ini memang baik untuk memberi keluasan pengetahuan bagi anak didik. Namun, perlu dimengerti pula dampak negatif dibalik itu. Jejalan berbagai mata pelajaran bukan tidak mungkin membuat anak didik menjadi stres, bahkan malas sekolah. Mereka menganggap sekolah tidak lebih dari ‘penjara’ atau hantu yang mematikan kreativitas mereka. Taraf-taraf kemampuan yang dikuasai anak didik dipasung dalam kurikulum yang harus semua mereka terima. Bukankah lebih baik apabila ada penjurusan bagi anak-anak sedari dini? Model penjurusan (IPA, IPS, atau bahasa) di tingkat SLTA tampaknya terlambat. Anak-anak terlampau lama dijejali banyak pelajaran. BANYAK PELAJARAN YANG HARUS MEREKA TELAN ‘MENTAH-MENTAH’ tanpa tahu secara mendalam. Itulah dampak samping pembelajaran umum.
Menghadapi UN pun bukan saja beban berat bagi para siswa. Guru dan pihak sekolah pun dihadapkan pada beban kelulusan anak-anak didik mereka.
Secara langsung atau tidak, jumlah siswa yang berhasil lulus atau banyaknya siswa tidak lulus menjadi catatan tersendiri bagi pihak sekolah. Bukan tidak mungkin, sekolah yang jumlah anak didiknya dominan tidak lulus akan kehilangan ‘kepercayaan’ dari para orang tua murid untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah tersebut. Jadi tidak salah pula, keberhasilan anak didik mereka lulus merupakan ‘HARGA MATI’ menjaga nama baik sekolah.
KENAPA HARUS UN?
Lalu apa dan bagaimana seharusnya UN?
Pelaksanaan UN mendapat berbagai kecaman dari berbagai pihak, terutama dari komunitas pendidikan di Tanah Air. Apa UN relevan menjadi senjata peningkat mutu dan membentuk standardisasi pendidikan nasional? Kalangan pendidikan pun melah menganggap bahwa UN justru tidak sesuai dengan UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dan berbagai program pemerintah lainnya. Pun pada tahun 2009.
Kalangan aktivis pendidikan dari Koalisi Pendidikan pun berpendapat serupa. “Penambahan mata pelajaran yang di-UN-kan semakin mencerminkan betapa pemerintah semakin besar kuasanya dalam menentukan kelulusan,” ujarnya. Dia berpandangan, terjadi kekeliruan berpikir. Pemerintah berkeinginan keras untuk menerapkan UN dengan harapan dapat mengangkat kualitas pendidikan di Tanah Air. Peningkatan kualitas dianggap cukup lewat tes. Padahal, kualitas hanya dapat diperoleh lewat proses. Pemerintah justru harus melihat faktor-faktor penentu berjalannya proses dan sejauh mana itu sudah terpenuhi di sekolah.
Penerapan standard tunggal evaluasi hasil belajar dalam bentuk ujian nasional saat ini tampaknya masih sulit diterapkan di Indonesia. Sulitnya penerapan standar tunggal hasil belajar itu berkaitan erat dengan masih tingginya tingkat disparitas kualitas antarsekolah di Indonesia.
Arsip surat kabar Sinar Harapan mencatat pendapat Fuad Hassan, Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan mantan Mendiknas, bahwa penilaian hasil belajar tidak hanya dilakukan dengan mengevaluasi hasil belajar, tetapi juga mencakup proses belajar-mengajar yang dilakukan.
”Mengacu pada PP No 28/1990 tentang Pendidikan Dasar, penilaian pendidikan tidak hanya dilakukan dengan mengevaluasi hasil belajar, tetapi juga mencakup proses belajar-mengajar dan upaya pencapaian tujuan yang dilakukan. Kalau sekarang proses belajar-mengajarnya saja masih sangat berbeda satu sama lain kualitasnya, hasilnya tentu juga akan sangat berbeda. Bagaimana mungkin kita kemudian menerapkan standar yang sama untuk menilai hasil belajarnya,” ujar Fuad.
Arena pendidikan dari wilayah yang berbeda (desa-kota, misalnya) pun menyebabkan perbedaan kualitas pendidikan.
Perbedaan sarana pendidikan di lain wilayah pun diungkapkan Ketua MPR-RI, Hidayat Nurwahid, menjadi salah satu sebab tidak tepat menjadikan ujian nasional standar kelulusan siswa. Menurutnya, hal tersebut menyebabkan dunia pendidikan menjadi pasif dan apatis. Sebab, banyak sekolah menginginkan siswanya lulus dan menempuh cara-cara curang untuk menggapainya.
Tidak aneh pula, harapan mendulang anak-anak didik lulus pun dilakukan dengan berbagai cara. Termasuk dengan melakuan kecurangan. Misalnya kasus guru yang memberi bocoran jawaban ujian. Inilah salah satu dampak samping ujian nasional. Seperti dijelaskan di bagian sebelumnya, kelulusan siswa dalam ujian nasional pun menjadi tolok ukur keberhasilan sekolah mendidik siswa-siswinya. Artinya, semakin banyak siswa yang lulus, semakin terjaga pula nama baik sekolah bersangkutan.
Pada pelaksanaan UN tingkat SLTA 2009 pun mencatat banyak kebocoran yang terjadi di berbagai daerah. Kunci jawaban UN banyak menyebar. Tidak hanya melalui selebaran kertas. Canggihnya teknologi dimanfaatkan untuk menyebarkan kunci jawaban melalui telepon genggam (handphone) dengan fasilitas short messages services (SMS).
Berbagai kecurangan tersebut menunjukkan carut-marut dunia pendidikan kita. Apa bedanya ujian nasional adalah sebuah pembohongan publik yang terencana. Entah disengaja atau tidak oleh para pemangku jabatan. Namun, kondisi seperti itulah yang terjadi.
Lalu siapa yang patut dipersalahkan dengan kondisi seperti itu? Pihak sekolah, pemerintah, atau anak-anak didik yang melakukan kecurangan? Tampaknya tidak mudak bagi kita menunjuk pihak yang perlu dipersalahkan.
Hal yang perlu dilakukan sekarang adalah bagaimana mengatur siasat agar pelaksanaan UN sesuai dengan yang diharapkan, sesuai dengan yang tercantum dalam tujuan UASBN.
KESIMPULAN
Berdasarkan gambaran di atas, perlu diperhatikan bahwa pelaksanaan UN hendaknya sebatas untuk mengetahui peta kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui UN dapat diketahui sejauh mana kurikulum secara nasional tercapai. Bukan menjadi penentu kelulusan siswa. Peningkatan kualitas pendidikan pun perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas guru ketika mengajar. Kualitas pembelajaran sebaiknya tidak dibebankan ke siswa dengan target nilai.
Dengan demikian, Ujian Nasional seharusnya menjadi pendorong sekolah, dalam hal ini guru-guru dan kepala sekolah, untuk lebih mengembangkan proses pendidikan dan proses pembelajaran kepada level yang diharapkan memenuhi standar yang sudah ditentukan.
Sementara itu, persoalan kelulusan anak didik sebaiknya perlu diserahkan kepada sekolah masing-masing. Petetapan standard ujian nasional sepertinya akan menyeret banyak korban. Para siswa di sekolah yang berfasilitas minim, bahkan jauh dari prasyarat pendidikan standard akan keteteran menyesuaikan diri dengan standard nasional tersebut.
Selain itu, sangat “TIDAK ADIL” menentukan kelulusan anak didik hanya dengan waktu 3 atau 4 hari saja. Berbagai pengorbanan, moril maupun materiil, selama tiga tahun di tingkat SLTP atau SLTA, bahkan anak SD selama 6 tahun, tampaknya sia-sia ketika mereka gagal memperoleh nilai ujian nasional di atas standard nasional.
Pihak sekolah yang lebih banyak mengetahui kualitas dan kemampuan siswa-siswinya seharusnya memiliki andil besar menentukan dapat-tidaknya siswa tersebut lulus.
Apa kita terbayang apa dampak dari ujian nasional bagi anak didiknya? Beruntung mereka yang lulus. Bagi yang tidak lulus, beban berat ada di pundak mereka. Rasa malu di antara teman, atau bahkan tekanan dari orang tua, menyebabkan mereka terkena dampak psikologis yang teramat berat. Paling parah, apabila di antara anak didik tersebut tidak bisa menerima dan berpikiran pendek. Frustasi dan bunuh diri, misalnya.
Kesimpulan akhir tulisan ini. Pelaksanaan ujian nasional tidak dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Pelaksanaan ujian nasional selama beberapa hari tidak bisa dijadikan standar nasional pendidikan Indonesia, tanpa diikuti dengan peningkatan kualitas kaum pendidik dan berbagai sarana pendukung lainnya.
Inilah peran penting pemerintah dan kalangan pendidikan lainnya untuk menyusun formula paling tepat menentukan kriteria kelulusan anak didiknya. Jangan sampai frustasi mendalam dan putus asa dialami anak didik karena kerja keras mereka selama bertahun-tahun belajar musnah dalam beberapa hari saja.

Baca selengkapnya »
0 komentar

Sholat Tahajud Sebagai Terapi Berbagai Penyakit (Dimensi Psikoneuroimunologi Sholat)

Taukah apa kita itu Psikoneuroimunologi?
Tahukah juga bahwa ternyata sholat bisa menjadi terapi berbagai penyakit? Yah, bagi sebagian orang mungkin akan kaget dengan judul yang saya tulis. Namun, percayalah, bahwa ini memang benar adanya dan telah dibuktikan secara ilmiah efek sholat terhadap kesembuhan penyakit.
Secara sederhana Psikoneuroimunologi dapat diartikan sebagai bentuk kekebalan tubuh yang didapat darikondisi psikologi dan keadaan jiwa seseorang. Atau bisa juga diartikan sebagai hubungan antara keadaan otak/ saraf, pkisis dan kekebalan tubuh seseorang. Jadi, secara Psikoneuroimunologi kesehatan seseorang akan terganggu ketika ada gangguan pada aspek psikologis.


WHO (World Health Organization) mendefinisikan sehat sebagai suatu keadaan sejahtera secara fisik, jiwa, sosial dan ekonomi. Sedangkan teori lama tentang timbulnya penyakit menyatakan bahwa suatu penyakit akan muncul jika terdapat gangguan pada salah satu atau lebih aspek dari segitiga berantai. Segitiga tersebut meliputi Host, agent dan environment yang bisa digambakan sebagai segitiga yang erdiri dari : host-Agent- environment
Artinya seseorang akan sakit jika keadaan tubuh sedang ada gangguan, ada agen penyebab penyakit, atau/dan adanya lingkungan yang mendukung pada timbulnya penyakit. Teori lama ini kurang memperhatikan factor psikologi sebagai penyebab timbulnya penyakit. Berbeda dengan teori baru yang dikemukakan Prof. Dr. H.M Sholeh Drs.MPD.PNI dalam
seminarnya di UNISULA (20 Desember 2008). Beliau menyebutkan bahwa etiologi (penyebab) timbulnya penyakit ada lima, yaitu: pola piker, pola makan, pola laku, pola lingkungan (missal radiasi), serta kehendak Alloh SWT. Beliau juga menyebutkan bahwa pada dasarnya sumber dari berbagai penyakit adalah factor ketidakikhlasan dan kesombongan
yang bercokol di hati. Orang yang sombong, dengki dan tidak ikhlas cenderung lebih rentan terhadap stress. Sementara itu jika kita stress tubuh kita akan mengeluarkan Hormone cortisol, yaitu suatu hormone yang dihasilkan oleh cortex adrenal (suatu kelenjar yang berada di ginjal bagian atas) dan hanya akan keluar jika kita stress. Cortisol akan menyebabkan protein dari berbagai jaringan smidal otot dsb-kesuali protein pada hati- dilepaskan untuk kemudian diubah lagi menjadi glukosa. Cortisol yang meningkat menyebabkan penurunan sel-sel makrofag, basofil, ionofil dll dalam tubuh, dimana sel-sel tersebut pada dasarnya berfungsi `memakan` sel-sel abnormal dalam tubuh. Jika sel-sel tadi jumlahnya semain turun, maka diprediksi apa yang akan terjadi, yaitu peningkatan sel abnormal dalam tubuh yang manifestasi aikhirnya adalah akan timbul suatu penyakit. Secara ringkas, Ganner dalam BiokimiaHarper menyatakan bahwa kortisol menekan system imun (pertahanan tubuh) yang menyebabkan seseorang rentan terhadap penyakit.
Psikoneuroimunologi Dari Segi Sains
Modifikasi system imun pada saat stress Seperti yang telah dibahas di atas, bahwa ketika kita stress akan terjadi gangguan pada sel-sel tubuh kita, yang secara skematis bisa digambarkan sebagai berikut:
Stress
peningkatan hormone cortisol penurunan sel makrofag
(pemakan sel-sel abnormal) peningkatan sel abnormal
pertumbuhan myoplasma (tumor atau kanker) dan penurunan tingkat
kekebalan
Sekedar catatan, 1 sel makrofag akan memakan > 20 sel abnormal dalam
tubuh. Ini berarti jika ada 10 saja sel makrofag yang turun, maka
akan ada 200 sel abnormal yang muncul dalam tubuh kita. Perbandingan
yang cukup tajam, bukan?
Hubungan Kortisol dengan Tahajud
Kortisol dikeluarkan oleh kelenjarnya secara periodic, sehingga membentuk suatu irama yang disebut sebagai `Irama sirkadian`. Kadar kortisol tertinggi dicapai setelah tengah malam (dini hari) hingga siang hari. Pertanyaannya adalah bagaimana cara kita menurunkan kadarnya secara umum sehingga kita sehat dengan kekebalan yang tinggi? Kuncinya adalah: Tahajud!
Padasaat kita sholat tahajud, maka kita terbawa pada suatu kondisi emosional yang stabil. Kita akan lebih rileks dan kondisi psikologimenjadi lebih tenang. Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Sholeh terhadap 41 responden siswa SMU
Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya menunjukkan bahwa pada pengamal sholat tahaud, kadar hormone kortisol relative stabil dan relative lebih rendah. Ketika diuji kadar system imunnya, diperoleh hasil yang bermakna pada uji statistic dalam kelompok tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sholat tahajud berpengaruh terhadap peningkatan respon ketahanan tubuh imunologik. Sholat tahajud yang dilaksanakan secara kontinyu (terus menerus/ berkesinambungan), khusyuk dan ikhlas mampu menumbuhkan persepsi dan motivasi positive dan memperbaiki suatu mekanisme tubuh dalam mengatasi perubahan yang dihadapi atau beban
yang diterima. Dengan sholat yang lama, maka sel makrofag mencapai maksimal dan akan memakan sel abnormal lebih banyak.
Prof. Sholeh juga menyebutkan bahwa dengan sholat tahajud selama 2 bulan, akan menurunkan kadar kortisol, meningkatkan jumlah makrofag, basofil, ionofil dll, menurunkan jumlah sel abnormal dan akhirnya penyakit dapat sembuh. InsyaAlloh…
Jadi, marilah bersama-sama menunaikan tahajud agar hidup kita bisa lebih sehat, baik lahir maupun batin. Ayo!
Tulisan ini ditulis oleh Nasima Khuzaiyah di http://ukht.wordpress.com

Baca selengkapnya »
8.05.2009 0 komentar

Ringkasan Materi Bahasa Inggris

LISTENING


 

Dalam menyelesaikan soal listening ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya memahami petunjuk pengerjaan soal yang biasanya selain diperdengarkan petunjuk tersebut tercetak di lembar soal. Macam-macam contoh petunjuk pengerjaan yang biasanya ada adalah sebagai berikut:


 

PART I (Question – Response)

Question 1- 5

Directions :

In this part of the test, you will hear a dialogue or a question spoken in English, followed by five responses, also spoken in English. The dialogue or questions and the responses will be spoken just one time. They will not be printed in your test book, so you must listen carefully to understand what the speakers say. You have to choose the best response to each dialogue or question.


 

Pada bagian ini, kamu akan mendengar sebuah dialog atau pertanyaan dalam Bahasa Inggris yang diikuti 5 respon yang juga dalam Bahasa Inggris. Dialog/pertanyaan dan respon tersebut hanya akan diperdengarkan satu kali dan semua itu tidak tercetak dilembar soal jadi kamu harus mendengarkan baik-baik untuk memahaminya. Kamu harus memilih respon terbaik untuk setiap dialog/pertanyaan. Pilihan tersebut tercetak di lembar soal.

Contoh

  1. Menentukan respon yang tepat atas satu pernyataan lisan

    Voice        : I'm very tired

    Lembar soal    : a. You like your job

             b. You'll be promoted

             c. You must work hard

             d. You have a lot to do

             e. You should take a rest

    2. Memilih jawaban yang tepat atas satu pertanyaan lisan

    Voice        : Can you come to see me tomorrow?

    Lembar soal    : a. Can

             b. It is

             c. I can

             d. Yes, I can

             e. I can come


     

PART II (Short Conversation)

Question 6 - 10

Directions :

In this part of the test you will hear three conversations. After you hear a conversation and the question about it, read the five possible answers and decide which one would be the best answer to the question you have heard.


 

Pada bagian test ini kamu akan mendengar 3 (bisa lebih/kurang) percakapan. Setelah mendengar sebuah percakapan dan pertanyaan tentang percakapan tersebut, baca 5 kemungkinan jawaban (tercetak di lembar soal) dan tentukan yang mana yang merupakan jawaban yang paling tepat atas pertanyaan yang kamu dengar.

Contoh :

(Voice)     Woman    : May I have this prescription filled here?

I have a terrible headache.

         Man        : Yes, but you'll have a 15-minute wait.

(Narrator)     Where did this conversation most probably take place?

Lembar soal    : in a…

  1. mall
  2. shop
  3. hospital
  4. pharmacy
  5. supermarket


 

PART III (Short Talk)

Question 11 - 15

Directions :

In this part of the test, you will hear three short texts. After you hear a text and the question about it, read the five possible answers and decide which one would be the best answer to the question you have heard.


 

Pada bagian tes ini, kamu akan mendengar 3 teks pendek (bisa kurang/lebih). Setelah mendengar satu teks dan pertanyaan tentang teks tersebut, baca 5 kemungkinan jawaban (tersetak) dan putuskan mana yang merupakan jawaban yang paling tepat atas pertanyaan yang kamu dengar.

Contoh :

    Voice        : diperdengarkan sebuah teks berjudul "EGYPT"

    Narrator    : What is the text about?

    Lembar soal    :

  1. Egypt
  2. The river Nil
  3. The seasons in Egypt
  4. The climate in Egypt
  5. Cairo, the capital of Egypt


 


 

PART IV (Picture)

Question 16 - 20

Directions :

For each question, you will see a picture in your test book and you will hear a question followed by five statemnents. The questions and the statements will be spoken just one time. They will not be printed in your test book, so you must listen carefully to understand what the speaker says. When you hear the questions and five statements, look at the picture in your test book and choose the statement that best describes what you see in the picture. Then, on your answer sheet, find the number of the question and mark your answer.

Baca selengkapnya »
1 komentar

Fesbuk lagi, lagi-lagi Fesbuk


Siapa yang tak kenal FaceBook? Social Networking yang satu ini memang sudah menjadi fenomenal di dunia maya. Peningkatan jumlah pengguna facebook sangat drastis, bahkan melebihi friendster dan myspace. Namun perkembangan tersebut justru menimbulkan kontroversi di sana sini.Setelah facebook di Iran di blokir. Kini facebook sedang ramai di bicarakan di Indonesia. Ya lumayan kaget juga mendengar berita itu.

Benarkah Facebook Haram?




Menurut berita yang beredar, MUI menyatakan bahwa FaceBook bisa menjadi haram dan tidak haram. Kok bisa? Menurut mereka, FaceBook haram tergantung dari cara pemakaian.

Kalau tujuan baik dan benar, maka tak ada larangan menggunakannya, tapi sebaliknya, bila untuk tujuan negatif atau dimanfaatkan dalam melakukan perbuatan jahat, maka hukum Islam pun tak membolehkan.

Nah dari sini menurut saya terdapat sesuatu yang sangat aneh, ketidakjelasaan, kehambaran, dan apalah yang sejenis. Kalau memang dikategorikan haram atau tidaknya tergantung dari penggunaanya tentu saja semua obyek di dalam dunia maya dan nyatapun semua mempunyai andil untuk dikategorikan haram. Betul Tidak?????? Ckckckckckck

Contoh sederhana dan aneh, jika di dunia nyata :

Pensil, atau alat tulis yang menurut kegunaannya untuk menulis, membuat artikel, gambar, yang bermanfaat menambah ilmu pengetahuan.. akan menjadi haram jika pensil tersebut digunakan untuk menusuk perut orang sampe orang itu mati, atau menusuk perut kucing yang sedang hamil sampe kucing sama anaknya mati (jangan ditiru contoh ekstrim ini). Betul tidak?????

jika di dunia maya :

Internet sendiripun berarti bisa dikategorikan sebagai benda haram kalau penggunanya menggunakan internet itu untuk melihat benda yang bersifat pornografi, untuk media carding, cracking, dll. Betul Tidak??

Nah.. dari contoh di atas, kalau memang ada pernyataan facebook haram karna penggunaannya, kenapa pemerintah ga memberhentikan produksi pensil/alat tulis, dan mengisolasi rakyat Indonesia dari Internet? kenapa ga sekalian bikin UU anti Internet dan Alat Tulis?

Pertama maaf, dalam menganalogikan masalah ini saya agak ngelantur2 ga jelas,malah nganeh2i. Lha soalnya pernyataan Facebook Haram itu termasuk sesuatu yang ga jelas + alasan ga jelas + aneh.

Saya tidak menyalahkan pernyataan ini. Mungkin lebih tepatnya jangan menggunakan kata haram untuk facebook. Diganti apa kek yang lebih jelas + alasan yang jelas juga + ga aneh. Kalau misalnya memang istilahnya ga bisa diganti yang lebih jelas dengan alasan yang jelas, lebih baik ganti topik aja yang lebih bermutu.

Oiya.. mungkin ada yang berpikir, saya adalah seorang Maniak Facebook? jawabannya sama sekali tidak.. saya menuliskan artikel ini secara netral. Lagipula saya memang sudah lama ga Facebookan, paling2 cuma ngecek ada berita penting atau ga.

Baca selengkapnya »
8.03.2009 0 komentar

Analytical Exposition

Dear students….

Kalian pasti sering beda pendapat dengan teman, kakak, atau bahkan dengan orang tua sendiri. Well, it’s okay to have different opinion. Dalam mengungkapkan pendapat, kalian pasti berusaha untuk meyakinkan lawan bicara agar mau mengikuti apa yang kalian inginkan. Makanya kalian juga akan memberikan argumen-argumen yang kuat untuk mendukung opini kalian sehingga lawan bicara bisa terpengaruh dan mengiyakan pendapat kalian.

Kasus di atas erat kaitannya dengan salah satu jenis teks yaitu Analytical Exposition. Analytical Exposition is one of the genre which presents arguments. Jadi, untuk membedakan teks Analytical Exposition dengan teks lainnya adalah di lihat dari isi dan tujuannya. The social function is to persuade by presenting arguments. Tujuannya adalah untuk membujuk pendengar atau pembaca sehingga mereka mau mengikuti keinginan kalian. Teks ini berisi tentang argumen atau alasan.


Jenis teks ini di awali dengan THESIS, yaitu pendapat kalian tentang suatu masalah. Biasanya di awali dengan kalimat I personally think, In my opinion, I believe, etc. Setelah kalian menuliskan thesis atau pendapat, kalian harus menuliskan ARGUMENTS, yaitu argumen-argumen atau alasan-alasan yang disertai dengan fakta dan bukti-bukti yang relevan sehingga pendengar atau pembaca terpengaruh dengan argumen yang kalian kemukakan. Biasanya dimulai dengan Firstly, Nest, Third, The last, etc. Untuk mengakhiri teks, kalian harus menuliskan REITERATION, yaitu simpulan dari thesis dan arguments yang telah kalian bicarakan sebelumnya. Kalian bisa mengungkapkannya melalui kalimat In my conclusion, To conclude, From the facts above, we can conclude that, etc.

Contoh:

I personally think learning English through music and songs can be very enjoyable. You can mix pleasure with learning when you listen to a song and exploit the song as a means to your English progress. Some underlying reason can be drawn to support the idea why we use songs in language learning.

Firstly, “the song stuck in my head” Phenomenon (the echoing in our minds of the last song we heard after leaving a restaurant, shopping malls, etc) can be both enjoyable and sometimes unnerving. This phenomenon also seems to reinforce the idea that songs work on our short-and-long term memory.

Secondly, songs in general also use simple conversational language, with a lot of repetition, which is just what many learners look for sample text. The fact that they are effective makes them many times more motivating than other text. Although usually simple, some songs can be quite complex syntactically, lexically and poetically, and can be analyzed in the same way as any other literary sample.

Furthermore, song can be appropriated by listener for their own purpose. Most pop songs and probably many other types don’t have precise people, place or time reference.

In addition, songs are relaxing. They provide variety and fun, and encourage harmony within oneself and within one group. Little wonder they are important tools in sustaining culture, religion, patriotism and yeas, even revolution.

Last but not least, there are many learning activities we can do with songs such as studying grammar, practicing selective listening comprehension, translating songs, learning vocabulary, spelling and culture.

From the elaboration above, it can be concluded that learning through music and songs, learning English can be enjoyable and fun.

Coba perhatikan teks di atas. Kalian pasti sudah tau kan yang mana thesis, argument dan reiteration.

I personally think (thesis)

Firstly, Secondly, Furthermore, In addition, Last but not least (arguments)

From the elaboration above (reiteration)

Baca selengkapnya »
7.31.2009 0 komentar